Gambar fitur artikel 16 bit rabbit hole.
,

16-Bit Rabbit Hole

Kali ini saya ingin menulis tentang games dari era 16-bit. Salah satu yang menarik dari era 16-bit adalah, kita bisa menemukan games yang berbeda dari franchise yang sama untuk consoles yang ada saat itu.

Tiny Toon Adventures: Buster Busts Loose! (SNES) box art

Ada games yang memang dari pengembang dan penerbit yang berbeda. Contohnya Disney’s Aladdin, versi SNES dikembangkan dan diterbitkan Capcom, sedangkan versi Genesis dikembangkan Virgin Games dan diterbitkan Sega.

Namun, ada pula games yang berbeda dari pengembang dan penerbit yang sama. Contohnya Tiny Toon Adventures, versi SNES dan Genesis-nya sama-sama dikembangkan dan diterbitkan Konami.

Lebih menarik lagi, karena ikut memanaskan perang konsol saat itu, jika games yang berbeda dari franchise yang sama itu muncul di dua console yang saat itu bersaing ketat. Dari tadi sudah digunakan sebagai contoh, Nintendo SNES dan Sega Genesis.

Tiny Toon Adventures, meski dikembangkan dan diterbitkan oleh perusahaan yang sama, bukanlah satu game yang di-port ke berbagai console yang ada saat itu. Tiny Toon Adventures: Buster Busts Loose! (SNES) sama sekali berbeda dengan Tiny Toon Adventures: Buster’s Hidden Treasure (Genesis).

Meski berbeda, Tiny Toon SNES dan Genesis memiliki beberapa persamaan. Selain, tentu saja, berdasarkan seri kartun yang sama. Tiny Toon SNES dan Genesis sama-sama game side-scrolling adventure, atau platformers, yang bagus. Mungkin kedua game ini tidak masuk dalam daftar games klasik dari era 16-bit yang harus dimainkan, tetapi orang tidak akan menyesal memiliki dan memainkan games Tiny Toon versi SNES dan Genesis.

Level yang sangat sulit

Sayangnya, meski sama-sama bagus, kedua games ini juga memiliki kekurangan yang sama. Keduanya memiliki level yang sangat sulit, yang membuat kita mati berkali-kali sebelum berhasil melewatinya. Bukan level sulit yang membuat kita merasa tertantang, tetapi level sulit yang membuat kita merasa dicurangi.

Selain memiliki level yang sangat sulit, versi SNES memiliki kekurangannya sendiri. Kekurangan itu adalah, daripada tinggal menginjak musuh dengan tombol ‘loncat’ untuk mengalahkannya, versi SNES memilih untuk memiliki tombol ‘attackdedicated untuk menyerang musuh. Masalahnya, serangan itu berbentuk flip kick yang timing-nya harus tepat untuk mengalahkan musuh. Kekurangan di sisi kontrol ini, tentu saja mempengaruhi gameplay-nya. Cara menyerang musuh yang menyebalkan, mengganggu keasyikan bermain. Sedangkan versi Genesis, seperti kebanyakan game platformers, menggunakan tombol ‘loncat’ untuk menginjak musuh dan mengalahkannya. Karena mengambil jalur konvensional, gameplay versi Genesis menjadi lebih solid.

Tiny Toon Adventures: Buster Busts Loose! (SNES) in game

Dengan kelemahan itu, untuk saya, Tiny Toon versi SNES tetap lebih bagus daripada versi Genesis, terutama karena lebih bisa menangkap source material-nya, yaitu seri kartun Tiny Toon Adventures. Beberapa hal yang membuat versi SNES lebih bisa menangkap source material-nya sebagai berikut.

Pertama, grafik versi SNES lebih dekat dengan kartunnya, dan karenanya bisa menangkap jiwa kartun itu. Di dalam permainan versi SNES, karakter-karakter yang kita mainkan digambar mirip dengan kartunnya. Banyak karakter Tiny Toon yang ditampilkan. Levelnya mengambil dari setting kartunnya. Di dalam versi Genesis, karakter yang kita mainkan juga digambar mirip dengan kartunnya. Namun, karakter Tiny Toon yang ditampilkan lebih sedikit daripada versi SNES. Levelnya tidak mengambil dari kartunnya, melainkan menggunakan original setting.

Masih soal grafik. Cut scene antar-level versi SNES juga lebih dekat dengan kartunnya. Cut scene versi SNES, berisi karakter-karakter Tiny Toon, yang menyampaikan humor-humor seperti dalam kartunnya, dengan setting diambil dari kartunnya juga. Sedangkan cut scene versi Genesis, meski menampilan karakter-karakter Tiny Toon, tetapi tidak menyampaikan humornya, dialog antar-karakter hanya menyampaikan cerita game-nya saja.

Kedua, musik versi SNES lebih dekat mood-nya dengan kartunnya. Versi SNES menggunakan theme song dari seri kartunnya, yang tentu saja mengingatkan kita pada kartun itu, dalam beragam versi, mulai dari original, western, hingga space opera. Sedangkan versi Genesis menggunakan original theme song untuk game-nya.

Tiny Toon Adventures: Buster’s Hidden Treasure (Genesis) in game

Ketiga, gameplay versi SNES, seperti memainkan episode-episode kartunnya. Karena level-level versi SNES, secara variatif, mengambil episode-episode kartunnya. Sedangkan gameplay versi Genesis, seperti memainkan game platformers biasa. Karena level-level versi Genesis, memang mengikuti pakem game platformers pada umumnya.

Singkatnya, versi SNES adalah kartun Tiny Toon yang bisa kita mainkan, sedangkan versi Genesis adalah game platformers dengan karakter-karakter Tiny Toon.

Untuk saya, versi SNES adalah game Tiny Toon terbaik dari era 16-bit, dan masih sangat layak untuk dimainkan. Untuk yang ingin bernostalgia, grafik, musik, dan gameplay-nya membuat kita seperti memainkan episode-episode kartun Tiny Toon. Untuk yang belum kenal dengan Tiny Toon, karena dekat dengan kartunnya, game ini bisa untuk berkenalan dan bermain dengan karakter-karakter imut 90-an itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments (

0

)